الحمدلله ربِّ العالمين. والصّلاة والسّلام على اشرف النبياء والمرسلين، سيِّدنا ومولنا محمّد وعلى اله وصحبه اجمعين. امّابعد
Hadirin Rahimakumullah
Anak merupakan amanat dan anugerah paling besar dari Allah SWT. Kepada orang tuanya yang harus di jaga dan di didik dengan baik. Maka kita sebagai orang tua wajib menyayangi dan mencintainya dengan sepenuh hati.
Beberapa tugas dan kewajiban orang tua terhadap anak ialah:
Pertama, memberi nama yang baik, maksudnya memberi nama yang mengandung makna yang baik misalnya berisi Do’a, pengharapan, berbasis Islami dll. Contohnya apabila anaknya laki-laki diawali dengan kata Muhammad, Abdul dan Ahmad dan jika perempuan maka diawali dengan kata “Siti” yang berasal dari bahasa arab yaitu Sayyidati. Sebagaimana firman Allah dalam surat Maryam : 7 yang berbunyi:
Hai Zakaria, Sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan Dia. (QS. Maryam [19]:07)
Kedua, memberikan dasar-dasar pendidikan akhlaq, maksudnya orang tua wajib memberikan pendidikan dan penanaman akhlak yang baik terhadap anak, misalnya berperilaku sopan santun baik kepada yang lebih tua maupun yang lebih muda dan juga sikap menghargai satu sama lain dll. Karena sesungguhnya “Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah orang yang paling baik budi pekertinya”. (HR. Ahmad)
Ketiga, memberikan pengajaran membaca dan menulis, sesungguhnya pengajaran tulis baca bersifat mutlak yang mana kemampuan tulis baca merupakan dasar pengembangan intelektualitas anak, misalnya mengajarkan ngaji (membaca al-Qur’an) kepada anak, membaca do’a disetiap ingin melakukan sesuatu serta menyekolahkan anak dll. Belajar membaca dan menulis merupakan suatu perintah dari Allah SWT. Untuk setiap orang.
Sebagaimana firman Allah yang dalam (QS. Al-Alaq 1-5)
1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,
4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam
5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
(Ibadah dan Akhlak dalam Islam, 1998: 118-119).
Hadirin Rahimakumullah
Anak-anak remaja pada masa sekarang perlulah mendapat perhatian lebih dan bimbingan yang penuh kasih sayang lebih-lebih dari kedua orang tuanya, agar mereka dapat mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang terarah kepada kebahagiaannya antara lain dalam bidang peroses belajar. (Keluarga Sakinah, 1995: 107).
Cara mendidik anak dalam al-Qur’an surat al-Luqman.
Ada 6 Namun disini akan disebutkan 3 saja.
1. Larangan menyekutukan Allah, (QS. al-Luqman: 13)
2. Berbuat baik kepada ibu-bapak. (QS. al-Luqman: 14)
3. Mendirikan shalat, amar makruf nahi mungkar, dan sabar dalam menghadapi persoalan (QS. al-Luqman: 17)
Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari kisah luqman tersebut, terutama soal keteladanan seorang bapak dalam mendidik anak. Luqman menanamkan tauhid dan keimanan kepada Allah SWT. Serta norma, tata cara berhubungan dengan keluarga dan masyarakat luasa. Luqman tidak hanya berbicara, tetapi langsung memberikan Uswah (teladan) kepada anaknya. ( Ya Allah Jadikan Aku Sekolah Terbaik untuk Anakku, 2013: 172-173).
terima kasih atas postingannya, semoga bermanfaat sama izin share ya?
BalasHapusiya silahkan
Hapusditunggu postingan selanjutnya mbak Ratu...
BalasHapusok.!
Hapussungguh luar biasa
BalasHapussubhanallah pperan orang tua sangatlah penting buat kemajuan generasi
BalasHapusiya mbakk
Hapustrima kasih atas ilmuxa mbak...semoga bermanfaat
BalasHapusAminnn... iya sama2 mbakk..
Hapus